Gen Z di Amerika Ramai-ramai Ikuti Trend Tinggalkan Smartphone, Ini Alasannya !

Netizensulut.com – Ada Trend baru yang bisa di bilang gila di Amerika, Dimana Gen Z atau Generasi Z mulai meninggalkan Smartphone karena alasan ini.

Generasi Z di Amerika Serikat mulai meninggalkan smartphone dan beralih ke “dumbphones” (ponsel fitur) atau teknologi lama lainnya karena beberapa alasan utama:

Kesehatan Mental dan Detoks Digital:

Kecanduan dan “Doomscrolling”: Smartphone dan media sosial dapat memicu reaksi kimia di otak yang mirip dengan kecanduan.

Gen Z banyak yang merasa kewalahan dengan notifikasi yang terus-menerus dan kebiasaan “doomscrolling” (terus-menerus melihat konten negatif) yang menyebabkan stres, kecemasan, depresi, dan kesepian.

Kelelahan Digital:

Mereka merasa terlalu tergantung pada smartphone dan ingin mengurangi waktu layar mereka untuk “memutus hubungan” dan lebih menikmati kehidupan nyata.

Fokus dan Otonomi:

Dengan fungsi terbatas, ponsel fitur memungkinkan mereka untuk lebih fokus pada satu aktivitas pada satu waktu, bukan terganggu oleh algoritma dan notifikasi.

Ini memberikan rasa kendali dan otonomi yang lebih besar terhadap pikiran mereka.

Nostalgia dan Tren Retro:

Ada gelombang nostalgia yang kuat di kalangan Gen Z terhadap teknologi dan gaya hidup dari tahun 90-an dan awal 2000-an.

Ponsel lipat (flip phone), Walkman, dan kamera digital menjadi populer kembali karena memberikan “vibe” retro yang unik dan berbeda dari tampilan foto smartphone yang seragam.

Mereka mungkin tidak mengalami langsung era tersebut, tetapi merasakan daya tarik dari kesederhanaan dan keaslian teknologi masa lalu.

Privasi

Smartphone modern seringkali menimbulkan masalah privasi karena aplikasi dan sistem yang terus-menerus melacak setiap gerakan pengguna.

Ponsel fitur yang lebih sederhana menawarkan privasi yang lebih baik karena mengumpulkan data yang jauh lebih sedikit.

Kualitas Hidup dan Interaksi Sosial

Beberapa Gen Z ingin merasa lebih terhubung dengan dunia di sekitar mereka dan dengan media yang mereka konsumsi, bukan hanya secara pasif menerima.

Penggunaan smartphone berlebihan dapat menyebabkan kurangnya interaksi sosial secara langsung dan membuat seseorang menjadi lebih tertutup.

Beralih ke ponsel fitur adalah upaya untuk meningkatkan hubungan sosial nyata dan aktivitas yang lebih produktif.

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa tren ini tidak berarti semua Gen Z meninggalkan smartphone sepenuhnya.

Smartphone tetap memiliki kenyamanan dan fungsionalitas yang sulit digantikan oleh teknologi lama.

Namun, tren ini menunjukkan adanya perubahan sikap terhadap teknologi dan media sosial, dengan Gen Z berusaha mencari keseimbangan dan memprioritaskan kesehatan mental serta interaksi di dunia nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *