Jangan Termakan Informasi Hoax, Berikut ini 5 Cara untuk Memverifikasi Informasi Digital

Netizensulut.com – di era digitalisasi seperti saat ini kita sering diperhadapkan dengan berbagai informasi-informasi yang bisa saja membuat kita terjebak dalam pemahaman yang salah, entah didalam konteks berargumentasi maupun dalam konteks berbagi informasi.

Oleh karena itu saat ini kita akan membahas mengenai bagaimana cara memverifikasi informasi dengan baik dan benar.

Sekedar informasi bahwa artikel ini hanya membahas secara garis besar saja dan tidak mendalami secara rinci sebuah kasus tertentu.

Untuk mengetahui atau memverifikasi informasi

Dalam dunia jurnalistik, akademik, maupun kehidupan sehari-hari, memverifikasi sumber informasi sangat penting supaya kita tidak terjebak informasi hoaks atau salah kutip.

Berikut 5 cara sederhana dan efektif untuk memverifikasi sumber informasi:

1. Cek Kredibilitas Sumber

Pastikan sumber berasal dari lembaga resmi, media terpercaya, atau pakar di bidangnya.

Hindari sumber anonim atau yang tidak jelas siapa penulis/pengelolanya.

Lihat rekam jejak: apakah sumber itu sering menyebarkan informasi yang akurat?

2. Lakukan Cross-Check (Perbandingan)

Bandingkan informasi dengan beberapa sumber lain.

Kalau berita atau data hanya muncul di satu sumber yang tidak kredibel berarti perlu dicurigai.

Karena Informasi yang benar biasanya konsisten muncul di banyak sumber berbeda.

3. Periksa Keaslian dan Tanggal Publikasi

Cek apakah informasi masih aktual atau sudah kadaluarsa.

Perhatikan konteks waktu → berita lama sering diputar ulang seolah-olah kejadian baru.

Lihat juga apakah ada bukti foto/video yang relevan dengan tanggal kejadian.

4. Telusuri Referensi atau Bukti

Lihat apakah penulis menyertakan data, dokumen resmi, laporan penelitian, atau pernyataan narasumber jelas.

Informasi tanpa bukti pendukung biasanya lemah.

Gunakan alat fact-checking (contoh: Google Fact Check Explorer, Turn Back Hoax di Indonesia).

5. Analisis Bahasa dan Gaya Penulisan

Informasi palsu sering memakai judul bombastis, provokatif, atau emosional.

Sumber yang kredibel biasanya menulis dengan bahasa netral, tidak berlebihan, dan punya struktur logis.

Kesimpulannya

Periksa kredibilitas sumber informasi yang kalian terima misalnya seperti informasi mengenai Demo yang saat ini sedang marak, jika sudah diperiksa sumbernya, setelah itu coba Bandingkan dengan sumber lain (cross-check) untuk lebih memastikan, lalu kemudian Cek tanggal & keaslian informasi hal ini sebaiknya dilakukan bersamaan saat mengecek sumber informasi, kemudian Telusuri referensi/bukti pendukung contohnya seperti informasi yang memuat data yang perlu adanya kepastian, bila perlu jika data tersebut berkaitan dengan suatu instansi atau perusahaan silahkan datangi instansi maupun kantor perusahaan tersebut. Dan yang paling menarik juga adalah melakukan Analisis pada bahasa & gaya penulisan yang disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *