Netizensulut.com, Manado – Isu yang menyebutkan adanya oknum pejabat di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika yang meminta barang atau uang dari pihak media dengan tegas dibantah oleh dinas tersebut.
Informasi tersebut di nilai “tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta.”
Melalui pernyataan klarifikasi resmi, Dinas Kominfo mengemukakan sejumlah poin krusial sebagai berikut:
- Belum Ada Pencairan Anggaran: Poin pertama yang di tekankan adalah proses pencairan anggaran untuk kerja sama media sampai saat ini belum dilaksanakan. Oleh karena itu, tuduhan mengenai adanya permintaan yang di kaitkan dengan proses tersebut di nilai “tidak logis dan tidak berdasar.”
- Instruksi Larangan Keras: Semua mitra media yang menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah telah menerima instruksi yang sangat jelas dan tegas. Instruksi tersebut melarang mereka “untuk tidak memberikan barang ataupun uang kepada Kepala Dinas maupun seluruh jajaran Kominfo dalam bentuk apa pun.”
- Komitmen dalam Pakta Integritas: Sebagai langkah nyata dalam menjaga integritas, seluruh pihak media juga telah membubuhkan tanda tangan pada surat pernyataan resmi. Pernyataan ini menegaskan bahwa “mereka tidak akan memberikan sesuatu dalam bentuk apa pun kepada pihak Kominfo.” Dinas menyatakan, pelanggaran terhadap ketentuan ini “akan di proses sesuai ketentuan hukum.”
- Permintaan untuk Melapor: Dinas Kominfo juga telah mengimbau seluruh media untuk segera membuat laporan apabila ada oknum yang mencoba meminta uang atau barang, baik yang berasal “dari internal Kominfo maupun dari luar.”
Sampai saat ini, Dinas Kominfo menyatakan bahwa “tidak ada satu pun laporan dari media terkait adanya permintaan sebagaimana di tuduhkan dalam pemberitaan yang beredar.”
Dengan demikian, Dinas Kominfo mengatakan bahwa tuduhan yang beredar adalah “fitnah dan tidak benar.”
Pihak dinas menantang pihak yang menyebarkan informasi tersebut untuk menghadirkan bukti kebenaran dan menyatakan kesiapan “menempuh jalur hukum apabila diperlukan.”
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmen mereka untuk senantiasa menjunjung tinggi “integritas, transparansi, dan profesionalitas dalam seluruh kerja sama dengan media sesuai dengan Visi dan Misi Bapak Gubernur YSK.”
(*/Nzo)

