Netizensuut.com – Pasar kripto global baru-baru ini dilanda aksi jual brutal dalam 24 jam terakhir, menciptakan suasana sentimen risk-off yang ekstrem di kalangan pelaku pasar.
Gelombang kepanikan ini telah menekan harga aset-aset kapitalisasi besar (big cap) secara signifikan, di mana tidak satu pun aset di 10 besar yang mampu bertahan di zona hijau.
Pemimpin Pasar Bitcoin (BTC) Gagal Bertahan
Bitcoin (BTC), sang pemimpin pasar, terpaksa ‘longsor’ dan gagal mempertahankan level psikologisnya.
Data pasar menunjukkan harga BTC anjlok 4,91% dalam sehari, kini di perdagangkan di level $101.483,05.
Pelemahan ini semakin mengkhawatirkan jika di lihat dalam kacamata mingguan, di mana BTC telah ambles 9,81%.
Kapitalisasi pasar (market cap) Bitcoin kini tergerus ke level $2,02 triliun.
Kini Bitcoin juga berada di support yang terakhir di sentuh ketika Februari dan juga Juni 2025 ini menjadikan salah satu support yang paling signifikan untuk tetap membentuk momentum bullish bagi Bitcoin dan meningkatkan potensi kenaikannya.
Apabila turun lagi di bawah $100.000 maka ini akan menjadi petanda buruk bagi pasar crypto secara keseluruhan.
Ethereum (ETH) Pimpin Koreksi Jajaran Atas
Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua, menunjukkan kondisi yang jauh lebih parah, memimpin pelemahan di jajaran papan atas.
- Harga ETH ‘boncos’ 9,63% dalam sehari, terperosok ke $3.282,28.
- Koreksi ETH dalam tujuh hari bahkan nyaris menembus 20%, tepatnya 17,61%.
Penurunan drastis ini mengindikasikan bahwa semakin berisiko sebuah aset, semakin dalam pula koreksi yang di alaminya saat terjadi kepanikan pasar.
Altcoin Terkoreksi Hingga Lebih dari 20%: ‘Pembantaian’ di Papan Tengah
Jika dua raksasa kripto sudah ‘batuk darah’, jajaran altcoin lain praktis ‘mati kutu’. Data menunjukkan terjadi ‘pembantaian’ di papan tengah, di mana koreksi dua digit dalam sepekan menjadi sebuah kenormalan baru.
Investor terlihat melakukan pengamanan keuntungan (profit taking) secara masif dan menghindari risiko lebih lanjut.
Solana (SOL), salah satu aset yang paling ‘panas’ belakangan ini, menjadi korban terparah.
- Harga SOL ambles 7,94% dalam sehari.
- Data mingguan menunjukkan kehancuran yang lebih dalam, yakni -20,60%.
- Aset berkapitalisasi pasar $85,18 miliar ini kini diperdagangkan di $154,15.
Nasib Altcoin Besar Lainnya (7 Hari Terakhir):
| Aset Kripto | Penurunan Mingguan |
| Cardano (ADA) | -19,68% |
| XRP (XRP) | -16,15% |
| BNB (BNB) | -15,81% |
| Dogecoin (DOGE) | -16,87% |
Fenomena ini mencerminkan aksi jual yang merata dan tidak pandang bulu di seluruh spektrum pasar.
Sinyal ‘Risk-Off’ Total dan Potensi Koreksi Lanjutan
Apa yang dapat di baca dari data ini?
- Sinyal risk-off total: Pelemahan yang seragam di aset 10 besar menunjukkan ini bukan sekadar koreksi teknikal biasa, melainkan sebuah flight to safety—investor keluar dari aset spekulatif.
- Tingkat kepanikan: Kedalaman koreksi menunjukkan kepanikan yang tinggi. Aset-aset yang lebih baru atau dianggap ‘lebih ringan’ seperti Hyperliquid (HYPE) dan Chainlink (LINK) juga tergerus parah, dengan pelemahan mingguan masing-masing 18,98% dan 18,52%.
Satu-satunya aset yang ‘hanya’ turun satu digit mingguan adalah TRON (TRX) sebesar 3,95%, meskipun tetap negatif.
Analis pasar menilai volatilitas tinggi ini di picu oleh kombinasi aksi ambil untung setelah reli panjang beberapa bulan terakhir, di tambah dengan sentimen ketidakpastian baru di pasar makroekonomi global.
Investor disarankan untuk sangat waspada (extra cautious) karena potensi koreksi lanjutan (deeper correction) masih terbuka lebar.
Sumber artikel: CNBC Indonesia

