Siaran Pers
Semua Kontingen Pesparani I Mendapatkan Keyboard dari LP3KD Sulawesi Utara
Netizensulut.com, Manado – Suasana penutupan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Sulawesi Utara pada Jumat, 21 November 2025 berlangsung meriah dan penuh sukacita di Aula Mapalaus, Kantor Gubernur.
Dalam momentum bersejarah ini, seluruh kontingen LP3KD Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan penghargaan istimewa berupa satu unit alat musik keyboard dari LP3KD Provinsi Sulawesi Utara dan Panitia Pesparani I Katolik Sulut.
Pemberian hadiah keyboard ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen, semangat pelayanan, serta partisipasi aktif seluruh kontingen yang telah mengambil bagian dalam penyelenggaraan Pesparani perdana tingkat provinsi.
Langkah ini juga dipandang sebagai strategi pembinaan yang sistematis, sekaligus investasi untuk meningkatkan kualitas musikalitas umat Katolik di seluruh daerah.
Ketua Umum LP3KD Sulawesi Utara, Wenny Lumentut, melalui Ketua Harian Panitia Pesparani I Sulut menegaskan bahwa Pesparani bukan hanya ajang kompetisi, tetapi wadah pembinaan umat dan penguatan karakter liturgi, seni budaya, dan kehidupan menggereja.
“Penghargaan ini adalah bentuk cinta dan dukungan kami kepada seluruh kontingen. Kami ingin setiap daerah semakin unggul dalam pelayanan musik liturgi. Gunakanlah alat musik ini untuk pembinaan berkelanjutan, agar Pesparani bukan sekadar event, tetapi gerakan memuliakan Tuhan,” ujar Lumentut, Sabtu (22/11/2025).
Ia juga menegaskan bahwa pemberian keyboard bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan dorongan konkret agar seluruh LP3KD kabupaten/kota siap menghadapi agenda besar berikutnya.
“Kita akan menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027. Karena itu, semua kontingen harus mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Sulawesi Utara harus tampil terbaik, bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai peserta,” tamba Wenny.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Harian Panitia Pesparani I Katolik Provinsi Sulawesi Utara, Janny Kopalit, yang memberikan apresiasi terhadap semangat dan kualitas penampilan seluruh kontingen dalam penyelenggaraan tahun ini.
“Kami berterima kasih atas kerja keras semua kontingen. Hadiah keyboard ini kami berikan agar proses pembinaan tidak berhenti di sini. Gereja membutuhkan talenta-talenta baru, dan pembinaan musik liturgi harus terus berjalan di setiap daerah. Hadiah keyboard akan diserahkan saat Konser Natal bersama LP3KD Desember nanti,” ungkap Kopalit.
Ia menekankan bahwa Pesparani 2025 ini menjadi fondasi penting menuju ajang nasional.
“Sulawesi Utara sudah menanti tantangan besar di tahun 2027. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk membangun kualitas terbaik, baik di paduan suara, tutur Kitab Suci, musik liturgi, maupun seluruh mata lomba lainnya,” tambahnya.
Pemberian alat musik keyboard kepada seluruh kontingen disambut dengan antusias.
Para ketua LP3KD kabupaten/kota menyampaikan terima kasih dan komitmen untuk memanfaatkan hadiah tersebut sebagai sarana pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda Katolik.
Dengan apresiasi yang besar dan visi yang jelas, LP3KD Sulawesi Utara optimistis bahwa pembinaan yang dimulai dari tingkat daerah akan menghasilkan peningkatan kualitas signifikan pada Pesparani Nasional IV tahun 2027, di mana Sulawesi Utara akan tampil sebagai tuan rumah sekaligus peserta kebanggaan.
Pesparani I Katolik Provinsi Sulawesi Utara 2025 pun resmi ditutup dengan penuh syukur, meninggalkan pesan kuat bahwa seni, liturgi, dan persaudaraan umat Katolik terus hidup dan bertumbuh melalui pelayanan musik yang semakin berkualitas di seluruh wilayah Bumi Nyiur Melambai. (*/Nzo)
Sumber: Humas Pesparani I Sulut

