Kado Natal Istimewa dari Gubernur Yulius: Empat Pulau di Sulut Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Netizensulut.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menepati janji untuk memberikan layanan listrik penuh selama 24 jam kepada empat pulau terluar di wilayah tersebut.

Pencapaian monumental ini ditargetkan tuntas sebelum perayaan Natal 2025, menjadikannya “kado Natal luar biasa” bagi ribuan warga kepulauan.

Keempat pulau yang kini menikmati pasokan energi tanpa batas tersebut adalah Pulau Mantehage dan Pulau Nain di Kabupaten Minahasa Utara, Pulau Kakorotan di Kabupaten Kepulauan Talaud, dan Pulau Buhias di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari inisiatif besar “Sulut Terang,” sebuah program yang secara konsisten didorong oleh Gubernur Yulius Selvanus untuk memastikan pemerataan akses energi hingga ke pelosok dan wilayah terluar provinsi.

“Percepatan layanan listrik 24 jam di empat pulau ini adalah bukti konkret komitmen kami terhadap pembangunan inklusif,” ujar Gubernur, Jumat 5 Desember 2025.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat kepulauan telah lama menanti akses listrik penuh, yang sebelumnya hanya tersedia dalam waktu terbatas.

Keberhasilan program ini disambut gembira oleh pemerintah daerah setempat. Bupati Minahasa Utara, Bupati Talaud, dan Bupati Sitaro, mewakili masyarakatnya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi atas kepedulian Gubernur.

Ketiga kepala daerah tersebut kompak menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil dari sinergi erat dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sulut, yang bekerja di bawah arahan langsung Gubernur Yulius Selvanus.

Masyarakat di empat pulau tersebut pun tidak dapat menyembunyikan rasa syukur mereka.

Seorang perwakilan warga menyebut kehadiran listrik 24 jam sebagai “kado Natal yang tidak ternilai harganya,” yang akan mengubah kualitas hidup mereka secara drastis.

Pemerintah Provinsi Sulut optimistis bahwa hadirnya listrik 24 jam akan membawa dampak berantai yang positif.

Listrik sepanjang hari tidak hanya memberikan kenyamanan dasar, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, seperti usaha mikro dan pariwisata yang lebih maju.

Selain itu, akses energi penuh akan secara signifikan mendukung aktivitas pendidikan anak-anak di malam hari dan secara keseluruhan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.

Implementasi program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam percepatan pembangunan di daerah kepulauan dan memperkuat pemerataan layanan dasar di seluruh wilayah Sulawesi Utara, mewujudkan visi Sulut yang maju dan sejahtera.

(Nzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *