Netizensulut.com, MANADO – Langkah strategis diambil DPRD Provinsi Sulawesi Utara dengan meresmikan payung hukum besar bagi pembangunan daerah menurut Braien Waworuntu sudah sangat tepat.
Melalui rapat paripurna yang digelar pada Selasa (24/02/2026), regulasi mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulut periode 2025-2044 resmi disahkan, bersamaan dengan aturan penanggulangan bencana dan transformasi badan hukum perusahaan daerah.
Agenda krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, Andi Silangen, serta disaksikan oleh Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Hadir pula jajaran Forkopimda dan para pemangku kepentingan lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Anggota Pansus RTRW sekaligus Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu (BW), menjadi salah satu sosok yang vokal menyuarakan dukungannya, terutama terkait poin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Baginya, kebijakan ini adalah napas baru bagi ekonomi lokal.
“Saya meyakini Ribuan Masyarakat Penambang mendukung langkah Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam memperjuangkan WPR,” tegas Braien sesaat setelah agenda paripurna usai.
Menanggapi riak-riak penolakan yang muncul dari segelintir pihak, BW menegaskan bahwa Perda ini bukanlah produk instan.
Pembahasannya memakan waktu hingga enam bulan dan telah melewati setiap tahapan birokrasi serta kajian yang mendalam.
“Jadi RTRW ini telah melakui proses yang matang dan akan menjadi acuan pada 20 tahun kedepan,” tambah BW dengan optimis.
Legislator muda ini menjelaskan bahwa kehadiran WPR bertujuan untuk menciptakan tata kelola tambang yang lebih tertib.
Dengan adanya payung hukum, lokasi penambangan menjadi jelas dan mitigasi dampak lingkungan dapat dilakukan secara lebih terkontrol.
“Kepemimpinan di era Gubernur Yulius telah menata itu agar tidak kacau, kedepan bisa berdampak positif bagi pemerintah maupun bagi rakyat Sulut,” ungkapnya lagi.
Braien menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa regulasi tata ruang yang baru ini akan menjadi katalisator bagi kemakmuran warga di Bumi Nyiur Melambai.
“Peningkatan ekonomi masyarakat juga pasti akan berdampak baik. Saya yakin Sulut kedepan akan lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
(Nzo)

