Netizensulut.com, MANADO – Gerbong penyegaran birokrasi di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mulai bergerak.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK), sejumlah pejabat strategis resmi menerima mandat baru untuk mengoptimalkan roda pemerintahan.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Novita Lumintang.
Srikandi asal Sulawesi Utara ini dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemprov Sulut terhitung sejak Februari 2026.
Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut berlangsung khidmat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Senin (9/2/2026) sore.
Gubernur YSK menyerahkan langsung SK kepada enam pejabat eselon yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas, termasuk Novita.
Agenda ini dirangkaikan dengan pelantikan serta pengambilan sumpah janji bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas.
Gubernur menekankan bahwa pergeseran posisi ini merupakan langkah krusial untuk menjaga ritme kerja Pemprov Sulut agar tetap dinamis dan inovatif.
Nama Novita Lumintang bukanlah sosok baru di dunia birokrasi Bumi Nyiur Melambai.
Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2007 ini dikenal memiliki rekam jejak yang solid.
Sebelum menjabat Plt Kadis PMD, Novita menduduki posisi Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulut sejak Mei 2025.
Perjalanan kariernya mencakup berbagai pos penting, di antaranya:
- Sekretaris Badan Perbatasan.
- Kepala Bidang Cagar Budaya Dinas Kebudayaan.
- Berbagai jabatan manajerial di Biro Organisasi, mulai dari Sub Bagian Pengembangan Pegawai hingga Akuntabilitas.
Salah satu tinta emas dalam karier Novita terjadi saat ia menjabat Kasubag Pelayanan Publik.
Kala itu, ia berhasil mengawal Pemprov Sulut meraih predikat tertinggi kepatuhan pelayanan publik pada tahun 2016.
Tak berhenti di situ, ia juga menjadi aktor di balik suksesnya Sulut sebagai Pilot Project Pameran Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, yang berhasil menembus nominasi Top 88 Inovasi Pelayanan Publik Nasional.
Kini, dengan tanggung jawab baru di Dinas PMD, publik menanti terobosan selanjutnya dari tangan dingin lulusan IPDN ini dalam memajukan tata kelola desa di Sulawesi Utara.
(Nzo)

