MJP Makin Eksis di Panggung Politik Nasional, Kawal Semangat “Mati-matian” Jokowi untuk PSI

Netizensulut.com, MAKASSAR – Eksistensi Melky Jakhin Pangemanan (MJP) di panggung politik nasional tampak semakin solid.

Hal ini terlihat nyata dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) PSI yang berlangsung sejak 29 Januari sampai 3 Februari 2026 di Makassar.

Momentum besar ini menjadi sinyal kuat kesiapan partai berlambang Gajah tersebut menuju pemilu 2029.

Pengaruh Presiden ke-7 RI, Jokowi, pun langsung terasa dengan bergabungnya tokoh-tokoh politik nasional di PSI.

Arahan dan pidato berapi-api dari Jokowi dinilai semakin memperkuat langkah politik partai.

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, mendapatkan arahan dari Presiden Ke-7 Jokowi, dan ditutup secara resmi oleh Ketua DPP PSI Melky Jakhin Pangemanan.

Dalam kesempatannya, Presiden ke-7 RI, Ir. Joko Widodo secara terbuka menyatakan komitmen penuhnya untuk terjun memenangkan partai ini.

“Saya pun akan bekerja keras, bekerja Mati-matian untuk PSI,” Tutur Jokowi.

Senada dengan sang ayah, Ketum Kaesang Pangarep juga memberikan suntikan semangat yang luar biasa bagi seluruh kader yang hadir.

“Saya sebagai Ketua Umum, Saya akan peras darah saya untuk memenangkan PSI,” kata Kaesang dengan lantang dihadapan kader.

Melihat semangat dan harapan yang begitu besar dari kedua tokoh kunci di PSI tersebut, Melky Jakhin Pangemanan selaku Ketua DPP Bidang Pembinaan fraksi dan legislatif memberikan instruksi khusus bagi peserta Bimtek.

MJP menegaskan bahwa semangat dari pusat harus bertransformasi menjadi aksi nyata di akar rumput.

Ia berharap agar kader PSI tidak hanya membawa pulang teori, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkan di bimtek PSI ke masyarakat di daerah masing-masing demi menjawab kepercayaan besar yang telah diberikan oleh para pimpinan.

“Ilmu yang didapat disini harus menjadi bekal nyata. Saya berharap setiap kader segera mengimplementasikannya begitu kembali ke daerah. Jangan biarkan hanya menjadi catatan di kertas.” Tutup MJP.

(Nzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *