Netizensulut.com, Manado – Suasana di lantai 3 Pasar Bersehati Manado tampak berbeda pada Sabtu (14/02/2026).
Dalam rangka merayakan hari jadi yang ke-16, komunitas Dinding Manado menggelar Dinding Fest 2026, yang salah satu agenda utamanya adalah kelas melukis bagi anak-anak binaan.
Di tengah riuhnya suasana pasar, keceriaan terpancar jelas dari wajah Aulia Abas.
Jemari remaja ini tampak lincah menggerakkan kuas di atas kanvas kecilnya.
Meski sebelumnya sudah sering menggambar, momen ini terasa spesial karena menjadi kali pertama bagi Aulia bereksperimen dengan cat akrilik dan media kanvas.
“Hari ini saya sangat senang, karena bisa ikut kelas melukis. Karya yang saya buat adalah rumah dengan pemandangan alam di sekitarnya,” ungkap Aulia penuh antusias saat mengikuti salah satu agenda Dinding Fest 2026 dalam rangka HUT ke-16 komunitas tersebut.
Tanpa bantuan referensi gambar, Aulia dan kawan-kawannya membiarkan imajinasi mereka mengambil alih.
Perpaduan warna merah, hijau, hingga kuning disapukan secara alami, menciptakan visual yang hidup dan penuh karakter.
Nena Trifena, relawan yang memandu kelas tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki esensi yang lebih dalam dari sekadar aktivitas seni.
Melukis menjadi medium penting untuk melatih sensor motorik sekaligus membebaskan kreativitas anak-anak.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong anak-anak agar lebih kreatif. Setiap karya yang mereka hasilkan itu istimewa, karena dibuat dengan tangan dan imajinasi mereka sendiri,” ujar Nena.
Ia mencatat bahwa sebagian besar peserta memilih objek alam dan satwa sebagai inspirasi.
Melalui pengenalan warna dan pola di awal sesi, potensi terpendam anak-anak ini mulai terlihat ke permukaan.
“Setelah melihat prosesnya, saya melihat banyak dari mereka memiliki potensi besar. Banyak yang terlihat serius dan betah saat melukis,” tambahnya.
Nena pun menaruh harapan besar agar bakat-bakat yang muncul hari ini tidak berhenti di sini saja, melainkan terus mendapatkan dukungan dari pihak pengurus komunitas.
“Semoga ke depan mereka terus difasilitasi dengan alat dan wadah belajar agar bisa semakin berkembang,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, pihak panitia melihat kegiatan ini sebagai langkah awal untuk membawa karya anak-anak binaan ke level yang lebih tinggi.
Victor Edwin Ohoiwutun, selaku Ketua Panitia Dinding Fest 2026, mewakili Ketua Dinding Manado Ordelia Fiorenza Kessek, memberikan apresiasi tinggi atas hasil karya para peserta.
“Hasil lukisan mereka sangat luar biasa. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan kami untuk mengikutsertakan mereka dalam berbagai perlombaan seni,” jelas Victor, yang juga merupakan mantan Ketua Dinding Manado.
Semangat yang diusung dalam tema “Mengasah Kreativitas dan Membangun Bangsa” pun tercermin nyata dalam setiap goresan warna di Pasar Bersehati.
Bagi komunitas ini, kelas melukis bukan sekadar hobi, melainkan fondasi untuk membangun kepercayaan diri.
Sebab, di sudut pasar inilah, dari kanvas-kanvas kecil tersebut, mimpi besar anak-anak Manado mulai diberikan warna dan harapan untuk masa depan.
(*/Nzo)

