Umat WR Santo Hieronimus Bersih-Bersih Lingkungan, Wujud Sinergi Gereja dan Pemerintah

Netizensulut.com, Winangun – Suasana kebersamaan dan semangat pelayanan tampak nyata pada Sabtu pagi di Lingkungan II Winangun Satu.

Umat Katolik Wilayah Rohani (WR) Santo Hieronimus bersama aparat lingkungan setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah plastik di sekitar wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Wilayah Rohani Santo Hieronimus, Alva Sarajar, dan berlangsung atas kerja sama dengan Kepala Lingkungan II Winangun Satu, Ibu Brigitha Rewur.

Sejak pagi, umat dari berbagai keluarga berkumpul membawa peralatan sederhana seperti sapu, karung, dan kantong sampah.

Mereka menyusuri jalan-jalan lingkungan serta selokan untuk mengumpulkan sampah plastik yang selama ini mengganggu kebersihan dan keindahan lingkungan.

Kerja bakti ini merupakan tindak lanjut konkret dari pertemuan kedua Aksi Puasa Pembangunan (APP) Masa Prapaskah 2026 di tingkat wilayah rohani yang mengangkat tema Berjalan Bersama Gereja dan Pemerintah.

Melalui kegiatan ini, umat diajak tidak hanya merenungkan iman, tetapi juga menghadirkannya dalam tindakan nyata bagi masyarakat.

Ketua WR Santo Hieronimus, Alva Sarajar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kesadaran umat untuk ikut bertanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

“Kami menyadari bahwa iman tidak hanya diwujudkan dalam doa, tetapi juga dalam tindakan nyata. Melalui kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa umat Gereja juga bagian dari masyarakat yang harus peduli terhadap kebersihan lingkungan dan kesejahteraan bersama,” ujar Alva Sarajar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan APP tahun ini memang mendorong umat untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat sekitar.

“Tema berjalan bersama Gereja dan pemerintah mengingatkan kami bahwa membangun kehidupan yang baik tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi, saling mendukung, dan saling membantu,” tambahnya.

Kepala Lingkungan II Winangun Satu, Brigitha Rewur, menyambut baik inisiatif umat WR Santo Hieronimus.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah lingkungan dalam menjaga kebersihan wilayah sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan umat. Kerja bakti seperti ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun rasa persaudaraan di antara warga,” kata Brigitha Rewur.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam mengurangi sampah plastik.

Selain kegiatan bersih-bersih lingkungan, umat WR Santo Hieronimus juga telah merencanakan beberapa program kerja sama lain dengan pemerintah setempat.

Di antaranya adalah fasilitasi pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak-anak di lingkungan tersebut, penyuluhan hukum bagi masyarakat, serta penyuluhan kesehatan.

Program-program ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh akses informasi dan pelayanan yang lebih baik, sekaligus memperkuat hubungan antara Gereja dan pemerintah di tingkat akar rumput.

Bagi umat WR Santo Hieronimus, kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan juga bentuk kesaksian iman dalam kehidupan sosial.

Dengan semangat gotong royong, mereka berharap lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis dapat terus terjaga demi kebaikan bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *