Netizensulut.com, SULUT – Semangat gotong royong menyelimuti Desa Tetey pada Jumat pagi (27/3). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tetey bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat menggelar kerja bakti lintas sektor guna memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Aksi yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA ini melibatkan puluhan personel yang dibagi secara taktis ke dalam dua zona kerja:
- Zona I: Mencakup wilayah Jaga 1 hingga Jaga 3.
- Zona II: Menyisir area Jaga 4 sampai dengan Jaga 6.
Langkah pembagian wilayah ini diambil agar proses pembersihan berjalan lebih masif dan menjangkau setiap sudut desa secara efektif.
Dalam aksi lingkungan ini, SPPG Tetey menerjunkan 49 personelnya untuk bahu-membahu bersama 15 perwakilan dari Pemerintah Desa Tetey.
Kehadiran para peserta di lapangan bukan sekadar untuk membersihkan sampah, melainkan sebagai simbol keharmonisan hubungan kelembagaan di tingkat desa.
Hukum Tua Desa Tetey, Ibu Meiske E.H. Assa, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.
Beliau mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa memupuk kekompakan.
Menurutnya, kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan adalah fondasi utama tanggung jawab sosial, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap agenda kebersihan di tingkat nasional.
Kepala SPPG Tetey, Ignatius Andri Buanglera, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 6 Tahun 2026.
Edaran tersebut berkaitan dengan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam menyambut serta pasca Hari Raya Idulfitri.
Ignatius menekankan bahwa esensi kegiatan ini melampaui sekadar urusan kebersihan fisik, namun juga menjadi jembatan penguat relasi antara SPPG, pemerintah, dan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antara pemerintah desa, SPPG, dan masyarakat semakin kuat, sehingga program-program yang dijalankan dapat lebih optimal dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki dimensi sosial yang luas.
Selain fokus pada aspek nutrisi, program ini turut mendorong penguatan nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap lingkungan hidup demi kesejahteraan masyarakat secara utuh.
(Nzo)

