Sutradara Film “Agak Laen” Kritik Keras Pernyataan Prabowo Soal Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu

Netizensulut.com, NASIONAL – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai klaim upah buruh pengupas bawang sebesar Rp700 ribu per kilogram memantik reaksi keras dari kalangan sineas.

Sutradara film Agak Laen, Muhadkly Acho, menilai angka tersebut sama sekali tidak logis dan mencerminkan minimnya pemahaman terhadap realitas ekonomi bawah.

Kritik tersebut dilayangkan Acho melalui akun pribadinya di platform X pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam cuitannya, ia menyoroti bahwa klaim tersebut cacat logika jika ditinjau dari berbagai sudut pandang.

“Ga masuk akal dari sisi manapun,” kata Acho dikutip dari unggahannya di X, Sabtu (15/8/2026).

Acho berpandangan, lontaran angka fantastis dari kepala negara itu mengindikasikan adanya ruang kosong dalam penguasaan data dan wawasan empiris di tingkat akar rumput.

“Emang kosong aja berarti wawasannya,” terangnya.

Ia mengaku kehabisan akal bagaimana figur sekelas presiden bisa melontarkan narasi ekonomi yang jauh panggang dari api.

“Kok bisa sampai kepikiran kalo angka itu masuk akal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Acho meyakini bahwa publik yang menggunakan nalar sehat tidak akan langsung menelan mentah-mentah informasi tersebut tanpa verifikasi kritis.

“Kalo orang berpikir pakai nalar sih harusnya langsung ga percaya saat dapat laporan begitu,” pungkasnya.

Sebagai perbandingan logis di sektor informal, ia menyebut nominal ratusan rupiah jauh lebih relevan untuk upah borongan kupas bawang ketimbang ratusan ribu rupiah.

“Kalo 700 perak baru masuk akal. Tapi kalo segitu ya bukan keberhasilan,” pungkasnya.

Kritik ini bermula dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memperkenalkan seorang warga bernama Susana dari Kabupaten Bogor yang hadir di ruang sidang.

Susana, yang hadir mengenakan pakaian adat hitam, merupakan salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako yang diklaim mengalami perbaikan taraf hidup.

“Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Dia bekerja sebagai buruh harian,” ujar Prabowo.

Namun, suasana sidang mendadak menjadi sorotan publik tatkala Presiden menyebutkan rincian penghasilan harian Susana yang bekerja sebagai buruh pengupas bawang.

“Buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram,” kata Prabowo.

Pernyataan ini sontak memicu perdebatan luas di ruang publik, mengingat angka tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar upah riil para pekerja harian lepas di sektor pertanian dan perdagangan tradisional.

(Nzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *