Reses di Kleak-Batukota, Jeane Laluyan Serap Aspirasi Warga Soal Tantangan Ekonomi dan Kebutuhan Modal Usaha

Netizensulut.com, MANADO – Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Jeane Laluyan SE, kembali melaksanakan agenda jemput bola guna menampung aspirasi masyarakat.

Kali ini, kegiatan reses II masa persidangan ketiga tahun 2026 tersebut dipusatkan di wilayah Kelurahan Kleak dan Batukota, Kota Manado.

​Dalam dialog interaktif yang terbangun, arus keluhan masyarakat didominasi oleh persoalan ekonomi.

Warga setempat sangat mendambakan kehadiran intervensi kebijakan pemerintah yang lebih konkret, terutama dalam memfasilitasi peningkatan taraf ekonomi rumah tangga serta dukungan bagi mereka yang berupaya merintis usaha mandiri.

​Legislator yang duduk di Komisi II DPRD Sulut ini menangkap fenomena bahwa gairah warga untuk berwirausaha sebenarnya sangat tinggi.

Hanya saja, antusiasme tersebut sering kali terbentur oleh minimnya akses permodalan serta kelengkapan sarana produksi.

​“Banyak masyarakat yang menyampaikan kondisi ekonomi yang saat ini cukup sulit. Mereka membutuhkan dukungan untuk memulai maupun mengembangkan usaha kecil, seperti bantuan peralatan usaha, oven, mixer, maupun dukungan UMKM lainnya,” ujar Jeane.

​Lebih lanjut, politisi yang membidangi sektor ekonomi dan keuangan ini menyoroti perlunya pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha, terutama terkait strategi pemasaran.

Menurutnya, masalah utama yang kerap ditemui bukanlah kualitas produk yang buruk, melainkan terbatasnya akses untuk menjangkau pasar yang lebih kompetitif.

​“Semangat masyarakat untuk berusaha sebenarnya ada. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana produk mereka bisa dipasarkan dengan baik. Ini juga menjadi perhatian yang harus dicarikan solusi bersama,” jelasnya.

​Jeane menekankan pentingnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk merumuskan program yang lebih presisi dan tepat sasaran guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.

Baginya, kehadiran program pemerintah harus mampu memicu perputaran roda ekonomi rakyat secara nyata.

​“Kita harus mencari cara agar roda ekonomi masyarakat kembali bergerak. Program pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan warga dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan,” ungkapnya.

​Kehadiran Jeane pun mendapat apresiasi hangat dari warga.

Elsa Rembang, salah satu tokoh masyarakat di Kleak-Batukota, menilai bahwa sosok Jeane merupakan wakil rakyat yang memiliki empati tinggi dan inklusif dalam melayani konstituennya.

​“Beliau memang seorang penatua, tetapi tidak pernah memilih siapa yang harus dilayani. Selama itu masyarakat, Ibu Jeane selalu hadir dan mendengarkan. Dalam reses ini juga masyarakat, khususnya ibu-ibu, diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi,” tutur Elsa.

​Pertemuan yang turut dirangkaikan dengan ibadah bersama tersebut berlangsung khidmat dan akrab.

Seluruh masukan dan catatan yang berhasil dihimpun dalam pertemuan ini berkomitmen akan dibawa Jeane Laluyan ke meja legislatif sebagai bahan perjuangan demi kesejahteraan warga.

(Nzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *