Netizensulut.com, MANADO – Titik terang akhirnya menghampiri warga Perumahan Permata Klabat, Desa Paniki Baru, Kecamatan Talawaan.
Setelah bertahun-tahun diabaikan dan dikeluhkan oleh masyarakat tanpa kejelasan penanganan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, akses jalan masuk pemukiman tersebut secara resmi diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Kebijakan strategis ini direalisasikan berkat atensi khusus yang diberikan oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, guna menjawab keluh kesah serta aspirasi masyarakat setempat.
Kepastian penyelesaian kemelut infrastruktur ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi III DPRD Sulut dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Utara, Reinhard Wariki, ST, yang dilangsungkan pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam forum tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos, dengan tegas mendesak agar persoalan fasilitas umum yang sudah menahun ini segera mendapat tindak lanjut nyata demi kepentingan khalayak luas.
Menjawab desakan para wakil rakyat, Kepala Dinas Perkimtan Sulut, Reinhard Wariki, langsung memberikan garansi bahwa pembenahan ruas jalan tersebut telah dimasukkan ke dalam alokasi perencanaan anggaran prioritas daerah tahun 2027.
“Kita sudah anggarkan untuk Desa Paniki Baru di APBD induk 2027, ini merupakan bentuk perhatian penuh bapak Gubernur Yulius Selvanus bagi masyarakat dalam sektor infrastruktur,” tegas Wariki kepada wartawan.
Tidak hanya berfokus pada rekonstruksi badan jalan, paket pembiayaan daerah tersebut turut merangkum pengadaan fasilitas penerangan jalan umum.
Langkah ini dihadirkan sebagai instrumen pengaman untuk menjamin rasa aman dan kenyamanan warga saat beraktivitas di malam hari.
Intervensi cepat dari Pemprov Sulut di bawah komando Gubernur Yulius Selvanus ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memecahkan kebuntuan birokrasi di tingkat lokal.
Dengan beralihnya kewenangan penanganan infrastruktur ke tingkat provinsi melalui skema APBD 2027, warga Perumahan Permata Klabat Paniki Baru kini bersiap menikmati fasilitas publik yang layak setelah sekian lama mendambakan kepastian.
(Nzo)

