Netizensulut.com, SULUT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Capaian impresif ini melengkapi torehan prestasi Pemprov Sulut yang sukses meraih opini tertinggi tersebut selama 12 kali berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut dilakukan langsung oleh Akhmad Anang Hernady dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Sulut, Selasa (2/6/2026).
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, melayangkan pujian terhadap kinerja jajaran eksekutif.
Menurut legislator dari Fraksi NasDem ini, konsistensi dalam mempertahankan predikat WTP menjadi bukti nyata dari kedisiplinan, transparansi, serta akuntabilitas tata kelola keuangan di bumi Nyiur Melambai.
“Prestasi ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan, dan akuntabel. Raihan opini WTP ke-12 kali berturut-turut tentu merupakan pencapaian yang patut diapresiasi,” ujar Braien.
Politisi muda ini menilai bahwa predikat yang diberikan oleh BPK RI bukan sekadar formalitas di atas kertas atau penghargaan administratif semata.
Lebih dari itu, status WTP merupakan indikator sahih bahwa instrumen anggaran daerah telah dikelola dengan mengacu pada prinsip good governance.
Meski demikian, Braien juga memberikan catatan penting agar prestasi yang telah diukir tidak membuat jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri.
Menurutnya, rapor hijau dari BPK ini justru harus dijadikan bahan bakar untuk mengoptimalkan efektivitas anggaran demi kepentingan pelayanan publik.
“Opini WTP harus menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kinerja pemerintahan. Yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang dikelola dapat memberikan manfaat dan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” tegasnya.
(Nzo)

