Netizensulut.com, MINUT – Apresiasi tinggi disampaikan oleh Hukum Tua Desa Tatelu, Rossiena Anashtasya Angkouw, terhadap dedikasi dan rekam jejak Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Henry Walukow.
Politisi yang berasal dari daerah pemilihan Minahasa Utara dan Bitung tersebut dinilai sangat konsisten dalam mengawal serta merealisasikan berbagai harapan warga.
Di mata Anashtasya, kehadiran Henry di kursi legislatif benar-benar dirasakan manfaatnya melalui kerja nyata yang berpihak kepada masyarakat pedesaan.
Dirinya berharap komitmen tersebut terus berlanjut demi kemajuan daerah.
“Kami berharap Bapak Henry Walukow tetap menjadi suara masyarakat di lembaga DPRD Sulut. Terus berjuang, mengawal, dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” ujar Anashtasya.
Ia menuturkan, dampak positif dari perjuangan wakil rakyat tersebut kini sudah mulai dinikmati secara langsung oleh warga Desa Tatelu, terutama dalam sektor pembenahan fasilitas publik dan infrastruktur dasar.
Sejumlah proyek fisik yang tengah bergulir saat ini mencakup tahap pengukuran teknis untuk pembukaan akses jalan penghubung dari depan Kantor Desa Tatelu menuju wilayah Warukapas.
Di samping itu, penataan sistem drainase di beberapa titik pemukiman padat penduduk, termasuk kawasan Jaga 6, juga sedang dikerjakan.
“Untuk jalan desa saat ini sudah dalam tahap pengukuran, mulai dari depan Kantor Desa Tatelu hingga menembus wilayah Warukapas. Selain itu, ada juga penataan drainase yang sangat dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Henry Walukow yang turut mengemban tugas sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekan se-dapil akan terus memaksimalkan fungsi penganggaran demi pemerataan pembangunan, kendati dihadapkan pada tantangan keterbatasan fiskal daerah.
Ia membeberkan bahwa sinergi lintas anggota dewan dari dapil yang sama berhasil melobi alokasi anggaran senilai lebih dari Rp5 miliar guna mendanai berbagai program pembangunan strategis di Kabupaten Minahasa Utara.
“Semaksimal mungkin kami terus berupaya dengan anggaran yang terbatas untuk menjawab aspirasi masyarakat. Tentunya ini kami lakukan bersama teman-teman anggota DPRD lainnya dari daerah pemilihan,” ungkap Henry.
Baginya, sektor infrastruktur tetap memegang porsi prioritas lantaran berkaitan erat dengan mobilitas harian serta peningkatan produktivitas ekonomi warga.
Kolaborasi yang solid antara aparat pemerintah tingkat desa, elemen masyarakat, serta para legislator di gedung DPRD Sulut ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Minahasa Utara.
(Nzo)

