Daftar Terbaru 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Real-Time Forbes

Netizensulut.com, JAKARTA – Peta persaingan jajaran elit pengusaha tanah air kembali mengalami pergeseran signifikan. Berdasarkan pemantauan data Forbes Real-Time Billionaires pada November 2026, Robert Budi Hartono kembali menduduki posisi puncak sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia, menyalip posisi yang sebelumnya kerap bergantian diisi oleh sejumlah taipan energi dan petrokimia.

Dinamika kekayaan para miliarder ini terus berfluktuasi secara real-time seiring dengan pergerakan harga saham emiten mereka di pasar modal, baik di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun bursa global.

Berikut adalah laporan lengkap daftar 10 orang terkaya di Indonesia beserta sumber pundi-pundi kekayaan mereka.

Robert Budi Hartono

Estimasi Kekayaan: ± US$ 12,2 miliar (sekitar Rp 192 triliun)
Sumber Kekayaan: Bank Central Asia (BCA) & Grup Djarum

Pemilik dan pengendali Grup Djarum serta pemegang saham mayoritas PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini kembali memimpin takhta orang terkaya di Indonesia.

Stabilitas sektor perbankan serta diversifikasi bisnis rokok dan properti menjadi penopang utama portofolio kekayaannya.

Prajogo Pangestu

Estimasi Kekayaan: ± US$ 10,8 miliar
Sumber Kekayaan: Barito Pacific, Barito Renewables Energy, dan Chandra Asri Petrochemical

Magnat di bidang energi terbarukan dan petrokimia ini berada di posisi kedua.

Ekspansi besar-besaran yang dilakukan melalui PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dalam beberapa tahun terakhir membuat namanya konsisten berada di jajaran teratas miliarder nasional.

Low Tuck Kwong

Estimasi Kekayaan: ± US$ 10,4 miliar
Sumber Kekayaan: PT Bayan Resources Tbk

Pendiri perusahaan pertambangan batu bara PT Bayan Resources Tbk ini menempati posisi ketiga.

Fluktuasi harga komoditas energi global secara langsung memengaruhi nilai kapitalisasi pasar saham perusahaannya, yang menjadikannya salah satu raksasa energi tanah air.

Anthoni Salim & Keluarga

Estimasi Kekayaan: ± US$ 9,7 miliar
Sumber Kekayaan: Salim Group (Indofood, Indomaret, Infrastruktur)

Di posisi keempat terdapat Anthoni Salim, pengendali di balik imperium bisnis Salim Group.

Gurita bisnisnya merentang mulai dari industri makanan konsumen (Indofood), ritel modern (Indomaret), hingga sektor pertambangan dan telekomunikasi regional.

Sri Prakash Lohia

Estimasi Kekayaan: ± US$ 8,6 miliar
Sumber Kekayaan: Indorama Corporation (Tekstil & Petrokimia)

Taipan di balik Indorama Corporation ini mempertahankan posisinya di lima besar.

Berbasis global dengan produksi polimer, pupuk, dan benang tekstil, Lohia mengelola bisnis multinasional yang beroperasi dari berbagai belahan dunia.

Michael Hartono

Estimasi Kekayaan: ± US$ 8,4 miliar — US$ 8,6 miliar
Sumber Kekayaan: Djarum & BCA

Sebagai saudara kandung Robert Budi Hartono, Michael Hartono berbagi kepemilikan strategis di Grup Djarum dan BCA.

Sebagian besar sumber kekayaan keluarga Hartono berasal dari investasi jangka panjang yang solid di sektor finansial perbankan.

Tahir & Keluarga

Estimasi Kekayaan: ± US$ 8,2 miliar — US$ 8,6 miliar
Sumber Kekayaan: Mayapada Group (Perbankan, Kesehatan, Properti).

Pendiri Mayapada Group ini mencatatkan pertumbuhan kekayaan yang stabil melalui portofolio bisnis yang mencakup rumah sakit, perbankan, dan jaringan real estat terkemuka di tanah air.

Marina Budiman

Estimasi Kekayaan: ± US$ 5,4 miliar
Sumber Kekayaan: PT DCI Indonesia Tbk (Pusat Data)

Sebagai salah satu pendiri sekaligus Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk, Marina Budiman tidak hanya dikenal sebagai salah satu figur penggerak infrastruktur digital di Indonesia, tetapi juga kokoh memegang predikat sebagai perempuan terkaya di tanah air.

Otto Toto Sugiri

Estimasi Kekayaan: ± US$ 4,8 miliar — US$ 5,2 miliar
Sumber Kekayaan: PT DCI Indonesia Tbk (Pusat Data)

Sering dijuluki sebagai “Bill Gates”-nya Indonesia, Otto Toto Sugiri merupakan otak di balik kesepakatan dan pengembangan pusat data (data center) Tier IV terbesar di Indonesia melalui PT DCI Indonesia.

Dewi Kam

Estimasi Kekayaan: ± US$ 4,3 miliar — US$ 4,6 miliar
Sumber Kekayaan: Investasi Energi & Batubara

Dewi Kam melengkapi daftar sepuluh besar orang terkaya di Indonesia.

Sebagian besar kekayaannya ditopang oleh kepemilikan saham minoritas di perusahaan energi dan penyedia jasa kelistrikan swasta yang terintegrasi di Indonesia.

Analisis Tren Pasar & Prospek Ekonomi 10 Orang Terkaya di Indonesia

Pergerakan daftar orang terkaya versi Real-Time Forbes bulan ini menunjukkan bahwa sektor perbankan, energi terbarukan, infrastruktur digital (pusat data), dan komoditas tambang masih menjadi penggerak utama roda kekayaan raksasa bisnis di Indonesia.

Kestabilan makro ekonomi domestik menjelang akhir tahun 2026 turut memberikan sentimen positif terhadap valuasi saham emiten-emiten para konglomerat tersebut.

(Enzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *