Sentuhan Nyata di Tanah Poigar: Reses Dhea Lumenta Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis hingga Kursi Roda untuk Warga

Netizensulut.com, BMR – Wujud pengabdian wakil rakyat di Bumi Nyiur Melambay kembali dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Dhea Eucharisty Lumenta, SE, membawa warna baru dalam pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Nonapan Baru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Tidak sekadar duduk mendengarkan deretan usulan warga, legislator muda ini mengombinasikan agenda serap aspirasi dengan aksi sosial nyata berupa penyediaan fasilitas pemeriksaan kesehatan cuma-cuma serta penyerahan bantuan alat bantu mobilitas bagi warga lanjut usia yang membutuhkan.

Kesuksesan agenda tersebut terwujud berkat sinergi taktis bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow dan BPJS Kesehatan, guna mendekatkan akses pelayanan publik esensial langsung ke tengah pemukiman warga.

Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat Desa Nonapan Baru tampak begitu tinggi.

Selain memanifestasikan berbagai pokok pikiran terkait pembangunan di hadapan wakil rakyat, warga secara bergantian memanfaatkan layanan konsultasi medis, cek kesehatan gratis, hingga memperbarui informasi seputar keesertaan jaminan kesehatan sosial.

Bagi Dhea, momentum reses melampaui sekadar pemenuhan kewajiban administratif konstitusional semata.

Ia memandangnya sebagai ruang moral untuk memastikan negara dan wakilnya hadir secara utuh di tengah masyarakat.

Suasana haru mendadak menyelimuti arena kegiatan tatap muka ketika Dhea secara langsung menyerahkan satu unit kursi roda kepada seorang warga lansia yang selama ini menderita keterbatasan fisik akibat kelainan tulang.

Menahun lamanya, warga sepuh tersebut hanya bertumpu pada sebatang tongkat kayu sederhana untuk menyangga tubuhnya. Keterbatasan ekonomi keluarga menjadi batu sandungan utama yang membuat mereka belum mampu menyediakan kursi roda layak.

Kehadiran bantuan tersebut sontak mendatangkan kelegaan mendalam bagi pihak keluarga yang menerimanya dengan linangan air mata.

“Terima kasih kepada Ibu Dhea atas bantuan dan kepeduliannya. Kursi roda ini sangat berarti bagi keluarga kami karena selama ini orang tua kami hanya menggunakan tongkat untuk berjalan, padahal kondisinya sudah semakin lemah,” ungkap salah seorang anggota keluarga penerima bantuan.

Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, srikandi pariwisata dan ekonomi ini menekankan bahwa kepedulian sosial harus diejawantahkan melalui langkah taktis di lapangan.

Reses dinilai menjadi instrumen paling efektif untuk membaca realitas sosial sekaligus mengeksekusi solusi cepat atas problem darurat yang dihadapi konstituen.

“Melalui reses ini kami ingin masyarakat tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga memperoleh manfaat secara langsung melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan BPJS Kesehatan. Ketika melihat ada warga yang sangat membutuhkan kursi roda, kami berupaya memfasilitasinya agar dapat membantu aktivitas sehari-hari,” ujar Sekretaris Komisi II DPRD Sulut.

Di luar isu kesehatan dan kemanusiaan, dinamika dialog turut mempertemukan sang legislator dengan berbagai persoalan klasik, seperti kebutuhan perbaikan infrastruktur perdesaan, optimalisasi fasilitas pelayanan publik, hingga program penguatan ekonomi kerakyatan.

Seluruh rekam jejak aspirasi tersebut dipastikan akan dikawal secara ketat melalui koridor legislatif agar bermetamorfosis menjadi program nyata yang terakomodasi dalam kebijakan anggaran pemerintah daerah.

Sebagai wakil rakyat yang mengusung suara dari daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya.
Ia menegaskan komitmen pengabdian jangka panjangnya untuk terus membersamai masyarakat Poigar di berbagai sektor krusial.

“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus merasakan kehadiran wakil rakyat di tengah-tengah mereka,” kata Politisi Dapil BMR itu.

Inovasi reses interaktif yang memadukan fungsi pengawasan legislasi dengan aksi pelayanan sosial langsung ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari warga Desa Nonapan Baru, membuktikan bahwa kehadiran wakil rakyat mampu membawa solusi konkrit bagi kesejahteraan masyarakat.

(Nzo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *